Jumat, 29 April 2011

kenapa harus mengingat ? saya sudah berjanji pada diri saya bahwa saya akan bahagia setelah hari kemarin , dan harus bahagia untuk diri saya sendiri . meski terkadang tertatih hingga rasanya begitu jenuh untuk setiap rutinitas yg saya usahakan untuk setiap detik kebahagiaan saya . bahkan terkadang dalam benak ini bermunculan pertanyaan untuk apakah semua usaha ini ? pelarian kah ? atau apakah ? sebenarnya apa ? hanya saja hidup harus tetap berjalan bukan ? (pembenarannya) .
bahkan saat ini benar benar menangis pun sudah tidak bisa , karena sejak saat itu saya berjanji untuk tidak menangisi masa lalu yang menjatuhkanku . hati ini pun rasanya sudah kosong terkikis waktu yg berjalan hingga saat ini . saya tak ingin memngingat lagi . benar benar tidak ingin .
Terimakasih Tuhan ... saya percaya . saya jalani semuanya meski tak ada yg mudah dari semua ini , perlahan lahan saya berjalan menuju janji saya , bahwa saya akan bahagia , dan tersenyum bebas seperti dulu. lagi :-)


enjoy this life ,

Kamis, 28 April 2011

traumatiss miriss

tiap orang pasti perna ngrasain yang nama nya trauma . trauma bikin gila , butuh waktu berlama lama buat ngilangin tuh trauma , gaya banget emang tuh trauma . sok bikin orang pusing tujuh keliling . atau mungkin lebih ? siapa yg tau . aku g mau tau tapi . hehehehe
sumpah serapah rasanya pengen keluar dari ni mulut buat orang orang yg bikin semua ini jadi kek gini , tp untung alhamdulillah saya masi punya akal dan iman agar menjaga mulut dan hati saya . meski sdikit geripis terkikis fikiran jahat akibat di dzolimi , yg kalu teman saya . orang itu namanya adalah musakat . hho ...
untung saja , dunia ini berisi berbagai macam kebahagiaan , jadi bisa jadi penawar untuk berbagai kepaitan .. means kesakitan dll .
lebehhhhhhhhhhh ......... (lebai dalam bahasa medok jawa)
Tuhan , saya masih mencari mana yang benar dan mana yang salah , karena seseorang yg taat kepadamu pun bukan jaminan orang itu baik , mungkin baik dimata orang orang yg bisa dibutakan karena perilaku yg terlihat mata , namun siapa tau hati seseorang serta fikiran seseorang bukan ?
setidaknya tak saya tabung hingga menggunung rasa sakit hati ini , tapi saya biarkan terhapus oleh waktu , itu manusiawi (pembenarannya) . tetapi , tak bisa saya pungkiri saya menjadi begitu trauma untuk itu , karena sakit nya masih tersisa di hati saya , difikiran saya . .  :-)